Mekatronika adalah teknologi atau rekayasa yang menggabungkan teknologi tentang mesin (mekanik), elektronika, dan informatika (komputer) unt...

Mekanik Dalam Mekatronika


Mekatronika adalah teknologi atau rekayasa yang menggabungkan teknologi tentang mesin (mekanik), elektronika, dan informatika (komputer) untuk merancang, memproduksi, mengoperasikan dan memelihara sistem dengan tujuan untuk menghasilkan suatu produk atau mesin otomatis yang cerdas dengan kinerja yang optimum. Sekarang kita sering melihat di sekeliling kita barang-barang mekatronik seperti robot, mesin bubut NC, kamera digital, printer dan lain sebagainya. Persamaan dari barang-barang mekatronik ini adalah objek yang dikendalikan adalah gerakan mesin. Jika dibandingkan dengan gerakan mesin konvensional maka gerakan mesin tersebut lebih bersifat fleksibel dan lebih memiliki kecerdasan. Hal ini dimungkinkan karena memanfaatkan kemajuan iptek micro-electronics. Artinya dengan bantuan microelectronics mesin dapat bergerak dengan lebih cerdas. Jika seseorang memberikan sebuah perintah, lalu semua dapat diserahkan ke mesin yang dapat bergerak secara otomatis. Ini sangat membantu menciptakan mesin atau alat yang praktis dan mudah digunakan. Sehingga sumber daya pada manusia seperti waktu dan otak dapat dipakai untuk pekerjaan yang lain, sehingga dapat menciptakan nilai tambah.

Struktur mekatronik dapat dipilah menjadi 2 buah dunia yaitu dunia mekanika dan dunia elektronika. Di dunia mekanika terdapat mekanisme mesin sebagai objek yang dikendalikan.

Mekanika mempelajari keadaan gerak dari suatu sistem fisis (benda). Mekanika dapat dipecah menjadi dua berdasarkan ada atau tidaknya gaya yang bekerja pada sistem yaitu : Kinematika dan Dinamika. Besar-besaran fisis yang menggambarkan keadaan gerak dari suatu benda (partikel, sistem partikel) secara umum dapat diwakili oleh koordinat posisi, kecepatan, percepatan, momentum dan lain-lain. Lebih lanjut formulasi persamaan gerak dalam sistem gerak dapat ditelaah berdasarkan mekanika Newtonian, Mekanika Lagrangian atau Mekanika Hamiltonian.

Sistem Pneumatik dan Hidraulik adalah salah 1 contoh sistem Mekanik pada Mekatronika. Pneumatik berasal dari bahasa Yunani “pneuma” yang berarti tiupan atau hembusan. Sistem pneumatik itu sendiri mempunyai beberapa kelebihan dan kekurangan yang dipengaruhi terutama oleh sifat udara terkompresi sebagai penggeraknya. Sifat-sifat udara yang mempengaruhi sifat-sifat pengontrolan sistem pneumatik antara lain : Udara tidak mempunyai bentuk khusus. Bentuknya selalu sesuai dengan tempatnya/wadahnya, Dapat dimampatkan /kompresibel, Memenuhi semua ruang dengan sama rata, Dapat dikontrol baik laju alirannya maupun tekanan dan gaya yang bekerja. 

Hidrolik adalah ilmu pergerakan fluida, tidak terbatas hanya pada fluida air. Jarang dalam keseharian kita tidak menggunakan prinsip hidrolik, tiap kali kita minum air, tiap kali kita menginjak rem kita mengaplikasikan prinsip hidrolik. Sistem hidrolik banyak memiliki keuntungan. Sebagai sumber kekuatan untuk banyak variasi pengoperasian. Keuntungan sistem hidrolik antara lain :  Ringan, Mudah dalam pemasangan, Sedikit perawatan, Sistem hidrolik hampir 100 % efisien, bukan berarti mengabaikan terjadinya gesekan fluida.

Pada Mekatronika itu sendiri kita juga akan diajarkan tentang Teknik Mesin(mekanik) dimana kita harus bisa memahami dan mengoperasikan dasar-dasar mesin contoh : mesin konvensional seperti Mesin Bubut, Mesin Milling, Mesin Gerinda, Mesin Bor, dan lain sebagainya. Tidak hanya mesin Konvensional saja tetapi kita juga diajarkan mesin-mesin otomasi seperti CNC,Pneumatik Hidrolik dimana kita juga harus bisa membuat program untuk CNC dan rancangan untuk Pneumatik Hidrolik sendiri untuk mencapai benda dan cara kerja yang kita inginkan. Mekanik pada Mekatronika itu juga sebagai landasan utama untuk kita merancang benda yang ingin kita realisasikan dimana kita harus punya dasar Mekanik nya dahulu lalu kita baru lanjut ke tahap selanjutnya seperti menentukan komponen Elektronika nya dan komponen Microcontroller nya sebagai Informatikanya. Misalnya kita ingin membuat robot awalnya kita harus mempunyai dasar rancangan mekaniknya seperti cara gerak, design, dan material yang akan digunakan, jika sudah lalu kita menentukan harus menggunakan komponen Elektronika apa dan Microcontroller apa yang digunakan sebagai otak dari Robot tersebut.

Mekanik Robot Adalah sistem mekanik yang dapat terdiri dari setidak-tidaknya sebuah sistem gerak. Jumlah fungsi gerak disebut sebagai derajat kebebasan atau degree of freedom (DOF). Sebuah sendi yang diwakili oleh sebuah gerak actuator disebut sebagai satu DOF. Sedangkan derajat kebebasan pada struktur roda dan kaki diukur berdasarkan fungsi holonomic dan nonholonomic.


Author : Farial Hanan / 2019-2-027 / TMK-B / 05

Sumber:

https://www.smkn1batudaa.sch.id/read/34/teknik-mekatronika-tmk

https://repository.unimal.ac.id/678/1/11-Ebooks-Bahan%20Ajar%20Mekatronika-%20ABUBAKAR-2014.pdf


Kembali ke Mekatronika Artikel sebelumnya - Home - Artikel selanjutnya

0 comments: